undang undang sapi

Uncategorized, protes 14 Comments »

sijineh sing dadi bukti lek negoro iki cen telek lentung. yo iku bab undang undang sapi, sing koyo di liput kompas.com nang kene

uu sapi yg kacrut puolll. karena melarang peternak sapi memotong sapi ternaknya. alasane ntar sapi indonesia punah…

Memotong ternak ruminansia betina produktif dapat terkena sanksi pidana. Ketentuan tersebut tertuang dalam Rancangan Undang-Undang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Menurut Direktur Jenderal Peternakan Departemen Pertanian Tjeppy D Soedjana, Jumat (20/2) di Jakarta, materi yang tertuang dalam RUU Peternakan dan Kesehatan Hewan itu untuk mencegah semakin berkurangnya ternak ruminansia di dalam negeri. Ternak ruminansia yang dimaksud dalam RUU itu adalah sapi, domba, dan kambing.

Populasi sapi potong di Indonesia terus menurun karena laju pertumbuhan populasi lebih lambat dari kebutuhan. Jumlah kelahiran anak sapi per tahun rata-rata sebesar 1,7 juta ekor, sedangkan kebutuhan sapi potong setiap tahun 2,1 juta ekor. Saat ini populasi sapi potong 10,5 juta-11 juta ekor.

jelas ini akal akalan, karena hanya digunakan sebagai alasan pembenaran untuk melakukan impor sapi dari luar negeri.

lha kalo impor sapi, kambing dan domba diberlakukan, lha njut piye nasib para peternak sapi, kambing dan domba di endonesa. lak yo tambah kere… karena harga daging lokal lebih mahal ketimbang daging impor

trus sing sugih lak importirnya, yang aslinya dalah para pembuatan rancangan uu sapi itu, karena mereka adalah para pemilik saham akan peternakan-peternakan besar sapi di australia. mereka ini terus menggulirkan wacana sapi indonesia punah, agar negoro beli sapi impor yang notabene adalah milik mereka… wooo asyu tenan.

pak menteri pertanian sampeyan opo ga sa aken karo para peternak sapi skala kecil nang kampung kampung, mreka kan tambah kere lek ruu iki disahkan…

*cen negoro telek*

Ngombe Ponari Sweat

lucu 21 Comments »

huwahahaha, iso ae…

Sakonoke banyu nang omahe Ponari, dhukun cilik, nang Jombang dikuras. Kabeh percoyo lek banyu iku mandi, digawe marasno penyakit. Gak mik sumur, banyu got yo ditadhahi. Banyune tanggane yo dikeroyok.

Pendik omong-omongan serius. “Yok opo, sido ta ngajak Ponari bisnis?”
Pendik sing nyekel kalkulator langsung ngitung. “Dadi, Cak. Lek gak saiki selak didhisiki wong liya. Pi’i dijak yo Cak. Arek iku dadi manajer pemasaran.”

“Yo, mene Ponari tak jak nang Kali Suroboyo cik dicelupi watune. Dicelup pisan kali sak Suroboyo manjur. Awake dhewe kari nglebokna nang botol,” jare Cak Sur. Sing pesen galon yo dijukukna, sing nggawe genthong yo diladeni. Iku digawe pasar sing biasa.
Tapi khusus pasar supermarket Cak Sur nggawe botol ambek wadhah kaleng. “Ojok lali, Ndik, mereke Ponari Sweat,” jare Cak Sur.

aslinya di sini atau di edisi e papernya SURYA

bisa juga lewat www.surya.co.id

wit tuwo mati

ra mutu 14 Comments »

sebagai pemuja wit witan…kejadian ini jelas membuat sedih…

sebuah samania saman atau pohon trembesi (yang meraksasa dan tua) yang berdiri di jalan irian jaya Malang harus dipangkas abis karena di vonis mati dalam satu tahun terakkhir…

dari catatatan dinas pertamanan kota malang, pohon trembesi dengan tinggi 35 meter dengan diameter 2,5 meter di wilayah comboran itu sudah ada sejak 1903, artinya usia trembesi raksasa ini sudah 106 tahun, dan sepertinya lebih tua dari itu, karena catattan milik dinas pertamanan kota malang bukan pada saat penanaman, tapi sudah diketahui ada sejak tahun 1903….

negara yang tak ramah

obrolan 12 Comments »

endonesa tak pernah ramah dengan penduduk nomaden…

atm ilang kudu ngurus di desa asal tempat pertama bikin rekening dan atm, begitu juga dengan perpanjangan ktp.

bikin SIM juga sama, perpanjangan kudu ke kota asal tempat bikin pertama kali, perpanjangan STNK juga begitu…

telek tenan ki negoro… mosok ga ada satu sistem yang bisa membuat penduduk nomaden nyaman…

kan internet wis ono, sistem jaringan online juga bisa dibuat atau dibangun…

arggrrrr! negoro cen telek

Design by j david macor.com.Original WP Theme & Icons by N.Design Studio | hosted by Jagoo! Indonesia
Entries RSS Comments RSS Log in