
Berburu tiket kereta api untuk mudik pasca lebaran bak mencari panu di kulit mulus Dian Sastro yang saban hari disabun Lux biuti shower. Sulit minta ampun, tapi bukan berarti ga bisa. [artine kulite dian sastro sangat mungkin ada panunya]
Harga tiket MAHAL sudah pasti itu. Masalahe sistem penjualan tiketnya sing rodo kacrut dan kadang nyaris ga bisa dipercaya.
26 Agustus pagi mulai subuh dah ikut ngantri tiket untuk tanggal 26 September. Beli untuk jurusan Solo-Cirebun.
Kertas pesanan tiket sudah di tumpuk di tusuk dijadikan satu dengan pembeli lain, yang tentunya sesuai dengan urutan kedatangan pas antri.
Loket baru buka setelah antri berjam-jam langsung habis pada hitungan konsumen kurang dari 10 [lha kok iso], modar. Embuh, opo semua orang pas saat itu [di stasiun stasiun pemesanan] juga pada beli bareng, hingga tiket Gajayana untuk tgl 26 September ludes terjual.
PT KAI juga ndabrus mengenai penjualan via online, lewat web. www.keretaapi-gri.com yang ngaku bisa jadi tempat pemesanan dan pembelian tiket [sepur semua juruan] online asal konsumen punya visa dan matercard jebule modar. web nya wis kadaluarsa. asyu tenan. padahal papan pengumumane gede gede di Stasiun Kota Baru Malang.
Kapan koen profesional hai kau PT KAI??
Komentar Anyar