Foto Demo

obrolan 3 Comments »

Bukan hanya acara wisuda saja yang menghadirkan tukang foto kilat, yang memotret para wisudawan dan keluarganya untuk kemudian dicetak dan dipampang saat bubaran wisuda dengan harapan sang wisudawan membeli foto tersebut.

Acara demo buruh ternyata juga menaruh minat tukang foto isidentil.

Seperti yang terjadi di demo buruh rokok di depan kantor bea cukai Malang, Senin 22 Februari 2010 siang.
Diantara gelombang kedatangan para buruh, ada satu tukang foto isidentil yang memanfaatkan keriuhan massa siang itu.

Berbeda dengan acara wisuda yang kebanyakan memakai kamera analog alias kamera film, tukang foto ini pake kamera digital DSLR.

Jadilah, diantara orasi mengelora para orator, puluhan buruh yang lain sibuk mencari foto diri mereka. Entah bergaya potrait atau bergaya saat ikut orasi atau bersorak menyambut orasi. Tapi kebanyakan foto potrait, alias wajah.

Kreatif. Buktinya foto lumayan laris, apalagi harga yang dipatok cukup murah cuman Rp 3500 per foto [tanpa negatif tentunya, karena pakai digital].
Bandingkan dengan harga foto wisuda, yang bisa mencapai Rp 5000-Rp 7000.

Untung? “sudah pasti mas, meski cuman untung dikit,” jawab sang tukang foto yang saya lupa namanya saat menulis cerita ini hehehe

catatan : cerita macam begian dah pernah ditulis ama begawan blog endonesa, paman pemilik blogombal

thanks buat bung Yul, yang kasih bikin blog saya hidup lagi :p

gigi susu

obrolan 4 Comments »

Kami, tepatnya istriku menamakannya, gigi susu. Entah apa artinya, tapi saya suka nama itu. gigi susu. lucu.
“gigi susu kan akan tanggal, pupak, copot,” itu pernyataan pertama yang terlontar dari mulut saya.

“Ndak copot. Ini kan rumah awal kita, nanti akan ada rumah lainnya lagi, ada gigi gigi lain. gigizusu gigizuzu,” jawab istriku sembari memainkan lafal gigi susu dengan mencoba mengganti `s` dengan `z` melewati spasi kata yang ada.

Percakapan ini terjadi saat kami baru saja teken penyerahan jiwa ke bank. September 2009.

Terus mengayut manja di pundak. istriku terus mengutarakan impiannya mengisi rumah mungil kami dengan perabot minimalis, dapur mungil yang bersih dan sebuah taman rindang nan sejuk dipelataran halamannya.

Hampir lupa, gigi susu adalah sebutan untuk rumah kami, yang kami miliki lewat cicilan KPR bank beraliran syariah, plus hutang kuperasi kantor dan hutang kepada sanak saudara lainnya.
“Yah,” begitu istriku memanggil semenjak pernikahan kami 12 Juli 2008 silam. Saya sendiri tetep memanggil istri saya dengan pangilan `Bun` asal kata dari `Buni`.
“Nanti cari perabot minimalis, trus lampu yang fungkeh. biar keren,” ucapnya kali ini dengan senyum jenaka.
“Beres Bun.”

Sambil melingkarkan tangan ke tubuhnya yang sekarang lebih gemuk, saya berdoa dalam hati. nyuwun sama gusti pangeran agar kami bisa menyelesaikan cicilan rumah. dan berharap, kami berdua segera bisa tinggal satu atap satu rumah. Maklum, kami berdua memang masih hidup berjauhan. Saya di Malang, sedangkan Buniku ada di kota udang Cirebun.

Gigi susu kami ada di Kota Malang, kota yang menawarkan kesejukan.  Semula bertipe standar. dengan luas bangunan 39 meter persegi tanpa adanya dapur. Tetapi berkat bantuan pakde, rumah kami jadi lebih lapang, renovasi membuat kami punya ruang tengah yang lapang, dapur mungil yang cantik, kamar mandi yang lebih luas, dan dak di atas dapur yang bisa buat njemur katok.

Kepala tiba tiba mumet, mikir masih banyaknya hutang yang harus ditanggung.

*btw, sorry, buat kawan kawan yang komenntnya kehapus, benar benar blog kacrut, suka men del sendiri beberapa komen*

pasar burung dan ikan splindid

obrolan 4 Comments »
burung hantu yang ada di pasar burung splindid

burung hantu yang ada di pasar burung splindid

bagi pecinta binatang, kalo berkunjung ke malang jangan lupa mampir ke pasar burung dan ikan splindid.

koleksi ikannya ndak terlalu bagus sih, kalah jauh dengan pasar ikan jalan irian barat di surabaya. tapi ya tetep lumayan lah ikan-ikannya.

los blok pasar yang jual ikan cupang

los blok pasar yang jual ikan cupang

kalo burung, koleksi burungnya juga banyak, lumayan lengkap. kadang jenis burung langka pun diperdagangkan. hewan langka juga tak luput diperjual bel;ikan di pasar yang membelah sungai brantas ini.

contoh hewan langka yang kerap ada adalah, musang alias luwak.  kalao burung, mulai pelatuk bawang alias burung pelatuk ak woody woodpeker, burung hantu, hingga burung srigunting.

dan sekarang yang ramai di perdagangkam adalah tokek, alias si gecko. konon harganya mahal kalo beratnya sampe 3 ons [asline ngapusi, kal;o ada yang bilang tokek tiga ons sampe seharga mobil xenia]

Sudah 20 Tahun

Indonesia, foto, obrolan 2 Comments »
surya edisi pertama kalo ga salah, edisi koran harian bukan koran mingguan

surya edisi pertama kalo ga salah, edisi koran harian bukan koran mingguan

pabrik koran tempat saya mburuh, hari ini, 10 november memperingati hari jadinya yang ke 20 tahun.

saya sudah ikut menjadi bagiannya sejak 2004. dari runutan sejarah, koran berbasis di Surabaya dan terbit di Jawa Timur yang dimiliki oleh Kompas Gramedia ini sudah berganti wajah beberapa kali. [foto diatas merupakan frontpage SURYA edisi pertama untuk edisi koran harian setelah sebelumnya hanya menjadi koran mingguan]

Saya mengalami tiga jaman perubahan wajah, dengan perubahan wajah terakhir adalah dengan meng copycat sang `saudara tua` WARTAKOTA.

jaman yang sudah canggih dan digital jelas memudahkan untuk membuat koran. semua serba komputer. baik pra cetak hingga cetak.

entah bagaimana proses 20 tahun silam. ga kebayang ribetnya saat proses pra cetaknya. dan entah bagaimana kondisi kerja jurnalisnya 20 tahun silam, saat komunikasi dan internet belum secanggih saat ini.

lebih berat?? mungkin dan pasti.

www.surya.co.id

Ber HP saat berkendara masuk penjara

Indonesia, foto, obrolan 6 Comments »
spanduk sosialisasi UU Lalin yang baru di Jl Untung Suropati Malang

spanduk sosialisasi UU Lalin yang baru di Jl Untung Suropati Malang

biasa berkendara sembari main HP, [entah itu menerima, menelpun, meng sms atau berfesbukan], sebaiknya ndak dilakukan lagi.

UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang baru, Undang Undang No. 22 Tahun 2009 menerapkan hukuman yang mahal untuk kegiatan diatas, atau jangan ber [melakukan kegiatan] HP saat berkendara.

Ketangkep pak pol lantas Ber HP saat berkendara, bisa membuat sampeyan miskin dan menderita. Surat tilang bisa memaksa sampeyan membayar denda 700 rebuan, kalo ga kuat bayar dipersilahken ngamar di penjara selama tiga bulan.

denda jika main hp saat berkendara

denda jika main hp saat berkendara

kecuali kalo beruntung bisa 86. :p [jangan dilakukan]

alasannya, ber HP saat berkendara bikin pengemudi lengah, ga awas, ga waspada. yang artinya berpotensi terjadinya kecelakaan. alasan yang masuk diakal.

so hati hati lah sampeyan kalo UU ini selesai disosialisasikan dan berlaku efektif bagi seluruh umat manusia di Indonesia.

Design by j david macor.com.Original WP Theme & Icons by N.Design Studio | hosted by Jagoo! Indonesia
Entries RSS Comments RSS Log in